menu melayang

26 Agustus, 2016

Ingin Menjadi Seorang Web Developer, Berikut Tipsnya



Bagi yang ingin menjadi seorang web developer, Anda perlu memahami banyak hal, misalnya: menguasai bahasa pemrograman, metode pengembangan website, desain grafis dan lain sebagainya. Pada dasarnya web developer merupakan seseorang yang membuat aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman untuk mengembangkan sistem agar website dapat beroperasi dengan baik. Seorang web developer bertugas dalam menganalisis kebutuhan sistem, merancang website, mempromosikan website hingga melakukan maintenance. Usaha untuk menjadi seorang web developer dibutuhkan pengetahuan mengenai pemrograman website, database, domain, hosting, jaringan dan lain sebagainya. Berikut ini adalah tips sederhana untuk menjadi seorang web developer:

1. Menguasai bahasa pemrograman
Anda perlu menguasai bahasa pemrograman website, sepeti: HTML, Javascript, SQL, PHP, ASP, CSS dan lain sebagainya. Usaha untuk dapat mengusai bahasa pemrograman, Anda disarankan untuk terus belajar sehingga akan memperoleh hasil yang maksimal. Anda juga dapat memperoleh informasi dari berbagai sumber, seperti: buku atau e-book, turorial dan lain sebagainya.

2. Memahami metode pengembangan website
Website dapat dikembangkan dengan menggunakan metode, seperti: System Development Life Cycle(SDLC), Agile, Waterfall dan lain sebagainya. Namun, sebagian orang sering bingung dalam menerapkan metode tersebut. Anda dapat mengembangkan website dengan menggunakan tahapan-tahapan, seperti: analisa, perancangan, pengembangan dan pengujian sistem serta maintenance.

3. Bisa desain grafis

Desain grafis dilakukan untuk menghasilakan sebuah gambar yang dapat diterapkan pada website. Desain grafis merupakan salah satu bagian penting dalam membuat website karena sebagian dari tampilan website berupa gambar, seperti: logo, favicon, header, gambar post dan lain sebagainya. Anda dapat mendesain gambar, membuat gambar, mengedit gambar dengan menggunakan software, seperti: Photoshop, GIMP, Coral Draw, Inscape dan lain sebagainya.

4. Mengerti sekilas tentang Framework

Framework merupakan kerangka kerja berupa script yang dapat membantu programmer dalam menangani berbagai masalah dalam pemrograman, seperti: koneksi database, pemanggilan variabel, pengiriman file dan lain sebagainya. Anda disarankan menggunakan framework PHP agar lebih mudah dalam pengembangan aplikasi. Berikut ini macam-macam Framework PHP yang sering digunakan, seperti: Zend framework, Laravel, Yii, Flight, Kohana, cakePHP dan lain sebagainya.

5. Pelajari web server
Seorang developer perlu mempelajari web server agar dapat mengerti cara menjalankan aplikasi pada web server. Web server berfungsi untuk mentransfer berkas atas permintaan penggunaan melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Anda perlu mempelajari proses web server dalam mengoptimalkan feature aplikasi Anda pada server. Hal ini karena agar Anda dapat mengoptimalkan aplikasi pada web server dengan menggunakan module caching dan file .htaccess.

6. Memahami tentang domain dan hosting

Anda perlu mempelajari banyak hal mengenai penggunaan domain dan hosting. Domain dan hosting berfungsi untuk mengakses kumpulan kode HTML dan membuat ruang penyimpanan untuk mendukung terciptanya sebuah website. Anda juga perlu mempelajari control panel agar dapat mengoptimalkan website pada provider hosting Anda, seperti: Cpanel, Pleks, ISPConfig dan pengaturan lainnya.

Menjadi seorang developer perlu banyak belajar dan melakukan praktek untuk membuat sebuah aplikasi berbasis web. Pekerjaan akan lebih mudah bila dilakukan dengan kerja keras dan terus berjuang menyelesaikannya sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Blog Post

Related Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top

Toko Online WhatsApp